DARI RUSUK KE BESWAN, PERJALANAN ALUMNI RUSUK KSE UNJA YANG INSPIRATIF

 


JAMBI – Paguyuban Karya Salemba Empat Universitas Jambi (PKSE UNJA) melaksanakan kegiatan Obrolan KSE bertema “Dulu Peserta, Sekarang Beswan: Transformasi Sukses Alumni RUSUK” secara online melalui siaran langsung Instagram @kse_unja pada Minggu (28/12/2025) pukul 19.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan RUSUK sebagai bagian dari program bimbel KSE bagi calon mahasiswa yang sedang menghadapi UTBK. Melalui Obrolan KSE, peserta diajak memahami bahwa KSE tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendukung proses pengembangan diri penerimanya secara berkelanjutan.

Obrolan KSE ini kemudian dipandu oleh Auni Okta Riska selaku moderator. Dalam pembukaannya, ia menjelaskan bahwa RUSUK dirancang sebagai ruang pendampingan belajar dalam persiapan UTBK yang membantu peserta membangun pola belajar yang lebih terarah serta kesiapan mental sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sementara itu, narasumber pertama, Lia Anggraini, menceritakan pengalamannya saat pertama kali mengikuti RUSUK yang dilaksanakan secara daring. Ia mengaku sempat ragu mengikuti RUSUK karena tidak menyukai sistem belajar online pada saat itu. “Awalnya saya bertanya-tanya apakah bisa paham, tetapi cara belajar di RUSUK berbeda. Kakak mentor selalu memastikan peserta benar-benar memahami materi dengan aktif memberikan pertanyaan,” ujar Lia Anggraini.

Narasumber kedua, Nabil Ghaisan Prakasa N., membagikan pengalamannya saat duduk di bangku kelas 12 SMA dan sedang menghadapi UTBK. Ia mengungkapkan bahwa ketakutan terbesarnya saat itu adalah gagal masuk universitas dan fakultas impian setelah melalui proses belajar yang panjang. “Rasa lelah dan kurang percaya diri sempat muncul, tetapi suasana belajar di RUSUK membuat saya kembali bersemangat,” ujar Nabil Ghaisan Prakasa N.



Dalam Obrolan KSE tersebut, kedua narasumber sepakat bahwa suasana belajar di RUSUK terasa menyenangkan dan bersifat kekeluargaan. Nabil menyampaikan bahwa para mentor tidak hanya mengajar, tetapi juga membangun interaksi yang cair dan suportif. Lia juga menambahkan bahwa ketika semangat belajar menurun, mentor selalu memberikan dorongan melalui pembelajaran aktif, kuis, dan diskusi yang membuat peserta kembali termotivasi.

Selain mendapatkan pemahaman materi pelajaran UTBK, peserta RUSUK juga merasakan manfaat dari dukungan mentor dan kebersamaan dengan sesama peserta. Suasana belajar yang saling mendukung tersebut membuat peserta lebih percaya diri dalam menghadapi UTBK. Hal ini turut dirasakan oleh para narasumber hingga akhirnya mereka berhasil lolos UTBK dan memperoleh rekomendasi Beasiswa KSE sejak semester pertama perkuliahan. “Saya sangat bersyukur karena setelah lulus UTBK, langsung direkomendasikan dan akhirnya lolos Beasiswa KSE,” ujar Lia Anggraini.

Sebagai penutup, para narasumber menyampaikan pesan kepada siswa kelas 12 SMA yang sedang menghadapi UTBK, agar tidak mudah menyerah dan tetap memiliki rencana cadangan. RUSUK dinilai sebagai bimbingan belajar yang terjangkau di Kota Jambi dengan pendekatan pembelajaran yang efektif dan efisien. Melalui kegiatan Obrolan KSE ini, Paguyuban KSE UNJA berharap semakin banyak calon mahasiswa yang termotivasi untuk berusaha, berproses, dan tidak pantang menyerah dalam meraih masa depan.

 

Penulis: Diah Rohmawati

Dokumentasi: Divisi Publikasi dan Dokumentasi

Publikasi: Divisi Media Komunikasi dan Informasi

 


Posting Komentar

0 Komentar