JAMBI - Perkembangan layanan keuangan yang semakin beragam membuat pemahaman mengenai lembaga pengawas menjadi hal yang penting untuk dipahami, terutama bagi generasi muda yang aktif menggunakan berbagai layanan digital. Melihat kebutuhan tersebut, KSE Universitas Jambi mengadakan company visit sebagai ruang belajar langsung agar para beswan dapat mengenal lebih dekat peran lembaga pengawas dalam menjaga keamanan sektor keuangan.
Pada Jumat, 28 November 2025, rombongan Beswan KSE UNJA tiba di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi dan disambut oleh pihak instansi. Setelah proses registrasi, peserta diarahkan menuju ruang pertemuan. Suasana kegiatan berjalan cukup tenang, dan para beswan terlihat siap mengikuti rangkaian acara yang telah disusun.
Acara dibuka dengan sambutan dari Bang Dicky selaku pemateri, yang memberikan pengantar mengenai pentingnya memahami lembaga pengawas, terutama di masa ketika banyak layanan keuangan muncul dengan berbagai bentuk dan fasilitas. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari pegawai OJK. Penjelasan dimulai dari gambaran umum mengenai OJK, termasuk fungsi utama lembaga, dasar pengawasannya, dan jenis lembaga keuangan yang berada di bawah pengawasan. Penyampaian materi berlangsung santai namun tetap jelas sehingga peserta dapat mengikuti penjelasan tanpa kesulitan.
Materi kemudian dibawa ke pembahasan kasus-kasus nyata yang sering ditemui di masyarakat. Salah satunya adalah praktik gadai ilegal dan berbagai layanan keuangan yang beroperasi tanpa izin. Pemateri memberikan contoh-contoh sederhana tentang bagaimana masyarakat bisa tertipu jika tidak memahami cara memeriksa legalitas suatu layanan. Penjelasan seperti ini membantu peserta melihat pentingnya keberadaan OJK dalam menjaga keamanan konsumen.
Setelah penyampaian materi selesai, suasana berlanjut ke diskusi
interaktif. Para beswan mulai mengajukan pertanyaan seputar pinjaman online,
fintech, proses pengawasan, dan cara OJK menangani pengaduan masyarakat.
Diskusi berjalan cukup aktif, dan pemateri menjawab pertanyaan dengan bahasa
yang mudah dipahami sehingga suasana tetap nyaman diikuti.
Selain diskusi, peserta juga mendapat gambaran singkat mengenai tantangan yang dihadapi OJK dalam mengawasi layanan keuangan di era digital. Penjelasan ini memberi wawasan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada lembaga besar, tetapi juga pada layanan berbasis aplikasi yang jumlahnya terus bertambah.
Menjelang akhir
kegiatan, perwakilan beswan menyampaikan kesan dan ucapan terima kasih atas
kesempatan yang diberikan. Mereka menyampaikan bahwa kunjungan ini memberi
pemahaman yang lebih nyata mengenai bagaimana OJK bekerja menjaga stabilitas
serta keamanan sektor jasa keuangan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto
bersama sebagai dokumentasi akhir.
Melalui company
visit ini, para Beswan KSE UNJA diharapkan dapat lebih memahami pentingnya
mengidentifikasi layanan keuangan yang legal dan terdaftar, serta lebih peka
melihat isu-isu yang sering terjadi di masyarakat.
Penulis :
Muhamad Stenles Boy
Dokumentasi :
Divisi Publikasi dan Dokumentasi
Publikasi :
Divisi Komunikasi dan Informasi
0 Komentar